Kesulitan Ekonomi Mengguncang Di Pulau Bangka, Ribuan Warga Belinyu Serukan Perhatian Pemerintah dalam Kongres Masyarakat

Kesulitan Ekonomi Mengguncang Di Pulau Bangka, Ribuan Warga Belinyu Serukan Perhatian Pemerintah dalam Kongres Masyarakat

 

Oke pak.com

BELINYU -  Ribuan warga Kecamatan Belinyu Kabupaten Bangka berkumpul di Halaman Kantor Camat Belinyu pada Kamis (8/2/2024) untuk menggelar Kongres Masyarakat Belinyu (KMB). Dalam kongres tersebut, warga yang mengalami kesulitan ekonomi menyampaikan keluhan dan harapan mereka kepada pemerintah setempat. Di tengah kondisi perekonomian yang memprihatinkan, harga timah yang anjlok menjadi salah satu masalah utama yang mempengaruhi daya beli dan ekonomi masyarakat keseluruhan, Sabtu (10/2/2024).

Hazil Ma'ruf, Wakil Ketua Panitia KMB, menegaskan bahwa 80 persen masyarakat Belinyu bergantung pada industri timah, sementara sektor UMKM mengalami kesulitan berkembang. Para peserta kongres meminta pemerintah daerah, baik Kabupaten maupun Provinsi, untuk mendengarkan keluhan mereka dan mencari solusi yang tepat.

Dalam kongres tersebut, hadir beberapa pejabat penting, termasuk Kapolres Bangka, Camat Belinyu, dan perwakilan dari Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten. 

Dewi, seorang pedagang di pasar Belinyu, menyampaikan kesulitan yang dialami oleh para pedagang karena minimnya pembeli, sehingga menyebabkan penurunan pendapatan drastis. 

Dewi menyebutkan bahwa beberapa pedagang bahkan mengeluhkan kondisi pasar yang sepi seperti kuburan, dan mereka kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari, apalagi untuk menyekolahkan anak-anak.

Sementara itu, Koordinator KMB, Sachiepasilo, atau yang biasa disapa Haji Ilo, menegaskan bahwa aspirasi masyarakat Belinyu harus ditindaklanjuti oleh pemerintah setempat. 

Dia meminta pemerintah memberikan ruang bagi masyarakat untuk mencari penghidupan yang layak bagi keluarga mereka. 

Aspirasi tersebut juga disampaikan kepada Staf Ahli Bidang Gubernur Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, yang mewakili Penjabat Gubernur Kepulauan Bangka Belitung. Eko Kurniawan, dalam tanggapannya, menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Babel akan segera mencari solusi terhadap masalah ekonomi yang dihadapi oleh masyarakat Belinyu.

Dalam kesempatan yang sama, Kapolres Bangka, AKBP Toni Sarjaka, mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Belinyu atas penyampaian aspirasi mereka dengan damai. 

Dia menegaskan bahwa segala keluhan yang disampaikan akan diteruskan kepada pengambil kebijakan, dan pihak kepolisian akan berperan dalam menjaga kondusifitas keamanan di daerah tersebut.


Kongres Masyarakat Belinyu menjadi bukti nyata bahwa masyarakat peduli terhadap nasib ekonomi mereka dan memiliki harapan besar kepada pemerintah untuk mencari solusi yang tepat. 

Keselarasan dan keharmonisan dalam menyampaikan aspirasi juga menjadi contoh bagi daerah lain dalam menyuarakan permasalahan yang dihadapi. 

Diharapkan, pemerintah setempat segera mengambil langkah konkret untuk mengatasi persoalan ekonomi yang membelenggu masyarakat Belinyu dan memberikan solusi yang terukur untuk keberlangsungan hidup mereka. (Penulis : Juli Ramadhani, Editor : Dwi Frasetio)

Posting Komentar

0 Komentar